top of page

Jangan Lewatkan Pengumuman Lokal

Mengantarkan Harapan, Satu Hidangan Setiap Kali.

Di Concord, North Carolina (AS), bantuan pangan tersedia di banyak tempat, tetapi tidak semua orang punya transportasi untuk menjangkaunya. DoorDash bermitra dengan Solo Faith Church untuk mengantarkan bahan makanan dan perlengkapan kebersihan kepada sesama yang membutuhkan. Donasi Anda menanggung biaya pengantaran. Terima kasih atas kemurahan hati Anda.

Donasi
US$10
US$50
US$100

Roma 7: Peperangan di Dalam Diri — Pendalaman Alkitab Solo Faith Church

2 hari yang lalu
5 menit membaca

Dalam Roma 7, Rasul Paulus menulis sesuatu yang sangat jujur: "Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat." Jika Anda pernah berjanji kepada diri sendiri untuk mengubah suatu kebiasaan lalu melihat diri Anda kembali jatuh ke dalamnya, Anda paham betul apa yang digambarkan Paulus. Pendalaman Alkitab hari Sabat dari Solo Faith Church di Concord, NC ini menggali Roma 7:12–25, salah satu pasal paling pribadi dalam seluruh Kitab Suci, dan menemukan sesuatu yang tak terduga di balik pergumulan itu: pengharapan.

Roma 7: Hukum Taurat Itu Kudus, tetapi Menyingkapkan Masalah yang Sebenarnya

Ayat 12 berkata dengan lugas: "Jadi hukum Taurat adalah kudus, dan perintah itu juga adalah kudus, benar dan baik" (Roma 7:12, TB). Itu menjawab pertanyaan yang sering digumuli sebagian orang percaya: apakah hukum Taurat itu masalahnya? Apakah semua yang dikatakan Kitab Suci tentang apa yang tidak boleh kita lakukan sebenarnya melawan kita? Pendeta Doug menjawab dengan jelas: "Sesuatu yang kudus bukanlah masalahnya. Sesuatu yang tidak kudus, itulah masalahnya." Hukum Taurat seperti cermin. Cermin tidak menaruh kotoran di wajah Anda; ia hanya memperlihatkannya. Masalahnya tidak pernah terletak pada perintah itu. Masalahnya adalah apa yang tinggal di dalam diri kita dan terus meraih apa yang Allah katakan jangan disentuh. Seperti dijelaskan Paulus di ayat 13, dosa memakai apa yang baik untuk menghasilkan maut, supaya nyata betapa jahatnya dosa itu.

Pengakuan Jujur Paulus: "Apa yang Aku Perbuat, Aku Tidak Tahu"

Ayat 15 adalah salah satu kalimat yang paling terasa dekat di seluruh Perjanjian Baru, dan kalimat itu datang dari orang yang menulis banyak suratnya: "Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat" (Roma 7:15, TB). Kedengarannya seperti setiap resolusi Januari yang tidak bertahan sampai Februari. Kedengarannya seperti siapa saja yang pernah memberi nasihat bagus yang tidak ia jalankan sendiri. Pendeta Doug menunjukkan betapa pentingnya pengakuan ini: "Orang yang menulis Perjanjian Baru berkata: aku bahkan tidak mengerti mengapa aku tidak melakukan apa yang aku tahu harus aku lakukan." Ini bukan kelemahan. Ini kejujuran. Dan kejujuran seperti inilah titik awal perubahan yang nyata. Anda tidak dapat memercayakan kepada Allah masalah yang Anda pura-pura tidak miliki.

Pembedaan yang Mengubah Segalanya

Di ayat 17, Paulus melakukan sesuatu yang tepat secara teologis dan membebaskan secara praktis: "Kalau demikian bukan aku lagi yang memperbuatnya, tetapi dosa yang ada di dalam aku" (Roma 7:17, TB). Ia menarik garis antara dirinya dan dosa yang bekerja di dalam dirinya. Ini bukan dalih, melainkan diagnosis. Pendeta Doug menjelaskannya begini: jika Anda membuat pembedaan itu, Anda berhenti bersikap terlalu keras pada diri sendiri setiap kali gagal dan mulai menyadari ada kuasa kegelapan yang bekerja di dalam diri Anda, yang lebih kuat daripada tekad Anda sendiri. Ayat 18 menegaskannya: "Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik." Daging, dengan segala keinginan dan kebiasaan yang telah terbentuk, tidak akan menghasilkan kekudusan dengan sendirinya. Itu bukan penghukuman. Itulah alasan Anda membutuhkan sesuatu yang melampaui diri Anda.

Siapakah yang Akan Melepaskan Aku? Kelepasan melalui Kristus

Pertanyaan Paulus di ayat 24 — "Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?" — bukanlah keputusasaan. Itu adalah pengantar. Ayat 25 langsung menjawab: "Syukur kepada Allah! oleh Yesus Kristus, Tuhan kita" (Roma 7:24–25, TB). Pendeta Doug memakai ilustrasi yang sangat membumi: kelepasan itu seperti paket Amazon. Sesuatu berangkat dari sini dan dibawa sampai ke sana. Itulah yang Kristus datang untuk lakukan — membawa Anda dari natur dosa kepada keselamatan. "Kalian boleh mengambil rumahku, boleh mengambil mobilku, boleh mengambil pekerjaanku, tetapi jangan ambil Yesusku," katanya. "Dialah penyelamatku." Tanpa pengantaran itu, tanpa Kristus sebagai pembawanya, tidak ada jalan untuk sampai dari sini ke sana dengan kekuatan sendiri. Tekad tidak dapat menjembatani jarak itu. Disiplin saja juga tidak. Hanya Kristus yang dapat.

Pengharapan — dan Mengapa Anda Ada di Sini

Penutup pendalaman Alkitab ini merangkum semuanya dalam satu kata: pengharapan. "Iman timbul dari pendengaran" (Roma 10:17, TB). Itulah sebabnya Solo Faith Church, yang berlokasi di 587 Old Charlotte Rd SW di Concord, NC, ada: sebagai tempat di mana Firman diuraikan dengan cukup jelas sehingga orang pulang dengan harapan akan apa yang dapat Allah lakukan, bukan hanya dengan rasa bersalah atas apa yang telah mereka perbuat. Pendeta Doug berkata kepada jemaat: "Alasan Anda ada di sini, di Solo Faith Church, adalah karena Anda berkata: aku percaya tempat ini akan memberi makan pengharapanku." Chastity, yang bergabung dari jauh, mengatakannya dengan sederhana: "Kita membutuhkan Dia setiap hari. Tidak ada yang baik di dalam daging, dan setiap hari kita harus menjangkau Allah supaya kita dapat mematikan daging ini setiap hari." Itu bukan sikap negatif — itu irama hidup Kristen. Menjangkau setiap hari. Bergantung setiap hari. Berpengharapan setiap hari.

Dari Kenya ke Concord: Ibadah Sabat Lintas Negara

Ibadah Sabat ini diikuti juga oleh orang-orang percaya dari Kenya — Pendeta Samuel Peter, William, Emmanuel, dan Bapak Asiago — yang masing-masing berbagi tentang arti memercayai Allah dalam keadaan yang nyata dan tidak pasti. William bersaksi tentang memercayai Allah selama sakit berbulan-bulan yang tidak dapat diidentifikasi oleh dokter-dokternya. Mereka memberinya obat yang mereka sendiri tidak yakin akan berhasil, dan setelah beberapa minggu pengobatan dan doa, ia pulih. Emmanuel bercerita tentang bersandar pada Allah selama COVID-19, ketika "banyak orang kehilangan banyak orang," dan bagaimana tetap tinggal dalam Firman membantunya melepaskan rasa takut dan cemas. Jemaat sedang berdoa bersama bagi saudara-saudari di Kenya, karena Ebola yang menyebar di negara tetangga Uganda telah menimbulkan kekhawatiran di seluruh kawasan. Bapak Asiago berdoa agar Injil yang sejati — bukan injil kemakmuran atau injil palsu mana pun, melainkan Kristus, yaitu Dia yang disalibkan — tersebar luas. "Kiranya umat Allah siap menyambut kedatangan-Nya yang kedua kali," katanya. Jangkauan ibadah daring Solo Faith, dari Concord sampai Kenya, sudah menjadi kesaksian bahwa pengharapan dapat menjangkau jauh.

Solo Faith Church membagikan pendalaman Alkitab ini karena pemuridan bukanlah kegiatan yang pasif — pemuridan terjadi ketika Firman Allah diuraikan dengan cukup jelas sehingga orang dapat mengenali di mana posisi mereka di dalamnya. Roma 7 bukan pasal yang menghukum. Pasal ini menunjuk kepada satu-satunya Pribadi yang dapat membawa Anda dari tempat Anda sekarang ke tempat yang Allah kehendaki.

Anda Diundang — Kunjungi Solo Faith Church Akhir Pekan Ini

Solo Faith Church berkumpul di 587 Old Charlotte Rd SW, Concord, NC 28027, untuk ibadah Sabat (Sabtu) dan ibadah Minggu pukul 13.00, serta pendalaman Alkitab setiap Selasa pukul 19.00. Datanglah apa adanya. Beribadahlah bersama kami hari Sabtu atau Minggu pukul 13.00.



Catatan dukungan komunitas: Kisah ini adalah bagian dari inisiatif jurnalisme komunitas Solo Faith Church untuk membagikan Firman dan mengangkat pelayanan yang sedang dikerjakan di Solo Faith Church di Concord, NC. Isi tulisan ini diambil dari transkrip ibadah Sabat dan pendalaman Alkitab yang disiarkan langsung, yang diberikan langsung untuk diterbitkan.

Komentar


Solo Faith Blog – Faith-Based Inspiration from Concord NC
Welcome to the official Solo Faith Blog, the digital discipleship center of Solo Faith Church in Concord, North Carolina. If you’re looking for a Christian blog in Concord NC filled with powerful devotionals, real-life testimonies, Bible study tools, and spiritual insights—you’re in the right place.
This isn’t just another blog. It’s a faith-building library written to challenge your thinking, fuel your purpose, and help you walk in the power of God daily.
​
​
✍️ What You'll Find on the Blog
The solofaith.org/Blog is updated regularly with a wide variety of content written by Bishop Doug Lattimore and guest contributors. Whether you're a new believer or seasoned in the Word, each post is designed to equip, edify, and empower.
Here’s what you’ll discover:
Weekly Devotionals based on Scripture and practical living
Bible Study Series that dive deep into truth and application
Spiritual Warfare Insights for overcoming trials and attacks
Kingdom Leadership Lessons for personal growth and ministry
Church updates, sermon recaps, and behind-the-scenes reflections
Each article is more than inspiration—it’s a spiritual tool to sharpen your understanding and strengthen your walk with Christ.
​
​
🔥 Written from a Prophetic Perspective
Unlike mainstream Christian content, the Solo Faith Blog doesn’t water down the gospel. Our content is written with boldness, urgency, and clarity, rooted in the Word of God and relevant to what believers are facing right now.
Whether you’re exploring end-time prophecy, deepening your understanding of the Holy Spirit, or battling discouragement, there’s a post here that speaks directly to your spirit.
​
​
🎥 More Than Words – Integrated with Media
Many blog entries link directly to messages from our YouTube channel, part of our Metaverse Bible Study ministry. This seamless integration allows you to watch, read, and reflect—building a multimedia discipleship experience accessible anywhere.
​
​
🌍 Part of a Bigger Mission
The blog is just one piece of the full ministry available at Solo Faith Church. Explore these related ministries:
Solo Faith Food Bank – Offering free groceries to the community
Nonprofit Café – A Christian lounge for tutoring, coffee, and rentals
Kids Church – For teens ages 13–15 to grow in faith
Pastoral Booking – For counseling, mentorship, and prayer
Live Chat Support – For real-time spiritual help
Every blog post connects with the mission: to reach, teach, and serve in love.
​
 
📥 Stay Connected
Don’t miss a post! Bookmark solofaith.org/Blog and check back weekly. Better yet, use our Live Chat to ask questions, request prayer, or suggest a blog topic you'd like to see covered.
And if a post touches your heart, don’t keep it to yourself—refer a friend and share the Word.
If you're seeking a Christian blog from a church in Concord NC that’s serious about faith and full of substance, solofaith.org/Blog will feed your spirit and sharpen your sword. Start reading. Start growing. Start believing again.

bottom of page